Desiran pasir berkumpul di tatanan hati
Kasar dan perih
Merengkuh dinginnya air pada kulit mungilku
Kutergelitik pada bunyi ketukan
Merasakan kejutan listrik pada syaraf motorik
Membangkitkan adrenalin hawa nafsu
Tuk tuk bunyinya
Tamu tak diundang menghampiriku
Mencoba membuka karatan hati
Meluruhkan pekatnya sarang laba-laba
Kutertegun ingin membuka
Buka tidak buka tidak, pikirku
Dentuman jantung bersuara
Kubuka pintu dengan perlahan
Tak kudapati siapa-siapa
Hanya angin kosong kutemui
Dan sosok badan yang telah menjauh
Kututup pintu hati
Kututup kembali dentuman cinta ini
Hingga kukan membuka pintu ini tanpa keraguan
Tanpa kepalsuan
Aku merindukan dentuman
Komentar
Posting Komentar