Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Kosong

Dalam tawa aku tersenyum pahit Aku kehilangan arah..  Aku hampa Aku kosong Melihatmu adalah cara untuk membunuhku.  Merasakan sakit yang tak kunjung berhenti Ingin rasanya kumenghilang Menjauh.  Tak ada kabar.  Karena kutahu, sosokku hanyalah selingan untukmu

Hening

 Dalam ramai kudiam membisu Menatap kosong ikan bandeng yang dimakan teman sekantorku Menghirup asap rokok dan mencicip seteguk kopi hitam Dan kau disampingku Hatiku sakit saat berada disampingmu Ditusuk sembilu, mengikis hati Sambil menyeruput kopi, kau balas chatnya Sambil tersenyum..  Sambil tertawa..  Seperti tampakmu ketika bahagia menerima pesanku Sakitnya bukan main Malah kau santai memegang hpmu Ah sialan..  Ingin rasanya kubunuh..  Bukan dirimu..  Tapi perasaanku padamu.. 

Remuk

Pemberi luka Penyayat hati Kau..  Pria yang katanya akan memberikan sudut senyum di bibirku Sosok yang katanya akan membimbingku Kau hancurkan hatiku Kau remukkan jiwaku Hingga ku tak tahu bagaimana cara tersenyum Kau bunuh perasaanku Tangis akan tentangmu setiap malamku Batinku tersiksa Yang tersisa hanya bekas kecupmu yang ada ditubuhku Ah..  Aku hancur tanpamu..  Aku gila karenamu..  Tolong aku..  Aku remuk tanpamu