Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Batas

Ketika jarak bukanlah belenggu Namun hati yang terbentur rasa Ketika jemari kaki berjarak sejengkal Tak ada sepatah kata Mengatakan hai saja tidak Dan perlahan menjauh Tak berbincang, tak berkata Berbisik dalam hati Entah apa masalahnya Teman perjuangan, tangan kanan ketika berkelana Dan rasa teman menghilang menjadi sebuah kekosongan Tak memiliki arti Dan tak mengerti Sebuah rasa yang tak terbersit Hubungan bukan, sahabat jua tidak Dan aku bertanya tanya Ketika batas menjadi sebuah kecanggungan Melapisi dua insan muda yang berkelana di negeri orang Bersatu dalam dekapan meja Menatap bintang yang sama Melahap ikan serupa Bodohnya Ketika penghalang tanpa rasa menjadi batas Tak berasa, tak bermakna Hingga pertemanan sirna dengan batas kosong Helmi Winda Sinamo

Bunga Luka

Kau ibaratnya bunga Memiliki kelopak indah nan cantik Berwarna pelangi harum pertiwi Berbatang kokoh bak batu Watak keras penuh keegoisan Berdaun hijau dan berulat Berakar panjang dan tak teraih Kau berduri, perih jika tertusuk Memberi luka dan berdarah Menghasilkan air mata dan meringis Namun kau berwarna Merah darah, putih kertas Kau indah tapi sakit Kau bunga lukaku