Bukan nikmat yang kuingini
Tapi candu
Bukan cinta yang kuingini tapi kau
Ketika sendumu menjadi nafasku
Anjing liar pun takluk
Kau tahu, matamu bagaikan biji kelopak matahari
Dan jantungmu bagaikan kerikil jalanan
Sakit ketika diinjak
Namun menjadi menjadi pondasi onggokan semen dan bata
Ah, aku suka engkau! Tidak!
Aku cinta kau! Bukan juga!
Aku menikmatimu
Aku posesifmu
Komentar
Posting Komentar