Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Pemimpin Baru, Harapan Baru

Pemilu 9 April 2014 telah dilaksanakan dengan baik pada beberapa daerah, meskipun masih menuai kontraversi. Pada beberapa daerah, dilakukan pemilihan ulang dikarenakan banyaknya warga yang memilih lebih dari sekali. Di sisi lain, hasil  quick count  yang telah dilaksanakan membuat beberapa caleg yang berimpian menduduki kursi singgasana Indonesia, kini berada pada rumah perisitirahatan ‘caleg stress’. Bahkan ada caleg yang berteriak sambil membuka pakaian dan berharap uang yang telah diberi dapat dikembalikan.          Sungguh miris melihat perilaku para calon pemimpin yang seharusnya menjadi panutan, yang nyatanya kini seperti anak-anak yang menangis karena mainannya direbut oleh orang lain. Jika melihat kecarut-marutan yang terjadi, sistem  money politic  masih menjajahi perilaku pemimpin yang ada di Indonesia. Tidak tertutup kemungkinan pemimpin yang telah menang pada pemilihan umum kemarin merupakan hasil konspirasi antara masyarakat k...

Saya Hanyalah Orang Bodoh

            Pemilu calon legislatif yang berlangsung 9 April 2014 kemarin memberikan nuansa yang menarik bagi sebagian kalangan orang. Maraknya money politic yang terjadi pada masa kampanye menjadi sumber dari kecarut-marutan pada berbagai daerah. Hasil quick count juga menjadi sumber dari kegilaan banyak orang. Pada beberapa daerah, setelah perhitungan dilakukan ada caleg yang datang dan teriak histeris sambil meneriakkan “ Kembalikan uang saya. Kembalikan uang saya! ”             Miris bukan? Sikap yang gila kekuasaan merupakan tujuan utama dari banyak orang di negeri ini. Berkuasa dan mempunyai uang banyak, dapat dicapai jika tokoh tersebut memiliki jabatan yang tinggi. Sikap ini sudah menjadi kebudayaan turun-temurun dari pemimpin terdahulu. Visi dan misi yang dilontarkan untuk kepentingan rakyat hanyalah menjadi sebuah paradigma yang disuarakan untuk membuli masyarakat. Banyaknya wakil r...